Untuk memilih yang sesuai pers SMC tonase, pertama-tama perlu diperjelas tekanan cetakannya produk SMC , lalu berdasarkan ini, pilih tonase pengepres SMC yang sesuai dengan spesifikasi penggunaan pengepres hidrolik.
1. Berapa tekanan pencetakan produk SMC?
Tekanan pembentukan SMC (Senyawa Cetakan Lembaran) produk pada dasarnya adalah tekanan yang diperlukan untuk menempatkan cetakan SMC ke dalam Mesin press hidrolik SMC , jaga agar cetakan tetap tertutup, dan panaskan, alirkan, isi, dan padatkan lembar SMC dalam rongga cetakan, akhirnya membentuk produk.
2. Bagaimana cara cepat menghitung tekanan pembentukan produk SMC?
Rumus perhitungan cepat untuk tekanan pembentukan produk SMC:
F = P × S
Catatan:
① F: Tekanan yang diperlukan untuk pencetakan kompresi produk SMC (ton)
② P: Tekanan cetakan per satuan luas produk SMC (ton)
Karena rasio material yang berbeda, tekanan cetakan produk SMC yang berbeda bervariasi, biasanya berkisar antara 600 hingga 1200 ton per meter persegi. Secara umum, semakin besar tekanannya, semakin baik kualitas permukaan produk akhir.
③ S: Area proyeksi produk SMC (m²)
Area proyeksi produk akhir, termasuk hunian inti dan proyeksi saluran/saluran, serta dikurangi area lubang terbuka tanpa material di dalam produk. Karena kebutuhan untuk mempertimbangkan faktor keamanan yang tepat ketika memilih tonase mesin press SMC, area bukaan dapat diabaikan saat menghitung dengan cepat area proyeksi produk, kecuali untuk bukaan area yang luas.
3. Pemilihan tonase pers SMC
Dengan menghitung tekanan produk, tonase mesin press hidrolik yang benar dapat disimpulkan berdasarkan spesifikasi penggunaannya.
Biasanya, mesin press hidrolik dapat mempertahankan kisaran tekanan stabil sebesar 20% hingga 80% dari tonase penuhnya untuk penggunaan jangka panjang. Oleh karena itu, ketika menghitung tekanan pembentukan produk, margin sekitar 20% harus diberikan ketika memilih mesin press hidrolik, dan parameter standar industri harus dipilih sebanyak mungkin. Misalnya, bila tekanan pembentukan yang dihitung adalah 800 ton, mesin press hidrolik 1000 ton lebih cocok.
4. Selesaikan langkah perhitungan
① Ukur atau gambar luas proyeksi S (m ²) bagian tersebut searah dengan bukaan cetakan. Perhatian: Jika bagian tersebut memiliki beberapa permukaan perpisahan atau beberapa cetakan rongga, maka harus dihitung berdasarkan total luas yang diproyeksikan (jumlah setiap rongga).
② Memilih atau memperkirakan tekanan pembentukan p (ton atau Pa atau MPa): Umumnya dapat diperoleh dari pemasok material, manual proses, atau pengalaman benda kerja serupa. Tekanan cetakan SMC sangat dipengaruhi oleh formula, suhu pemanasan awal, ketebalan, kandungan serat, dan karakteristik aliran.
③ Gantikan rumus tersebut untuk mendapatkan tekanan pembentukan (dalam ton atau N).
④ Tambahkan faktor keamanan (biasanya berkisar antara 1,1 hingga 1,3, tergantung pada ketidakpastian dan struktur cetakan) untuk mendapatkan gaya resultan desain.
⑤ Bagilah gaya resultan dengan 9806,65 untuk mendapatkan tonase kompresor yang dibutuhkan (t).
⑥ Saat memilih mesin press, perlu juga mempertimbangkan ketinggian bukaan maksimum cetakan, langkah, persyaratan pemanasan/pendinginan, waktu penahanan, dan respons sirkuit oli.
5. Tindakan Pencegahan
① Definisi area proyeksi : menggunakan luas proyeksi maksimum bagian pada permukaan perpisahan (termasuk luas saluran aliran dan luas yang akan menghasilkan tepi kilat), luas kosong harus dikurangi untuk bagian berlubang atau bukaan besar. Namun jika menghitung dengan cepat, luas bukaan dapat diabaikan.
② Pilihan tekanan cetakan : semakin besar semakin baik; Ketinggian yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan cetakan, kilatan cahaya yang berlebihan, cacat permukaan, atau aliran material yang berlebihan. Hal ini harus didasarkan pada kemampuan mengisi dan mencapai target ketebalan/kepadatan.
③ Pengaruh bahan dan suhu terhadap tekanan : Viskositas dan ketahanan tarik bahan sangat bervariasi pada suhu yang berbeda, dan suhu pemanasan awal, suhu cetakan, dan kandungan serat/pengisi dapat secara signifikan mengubah tekanan yang diperlukan.
④ Batas keamanan : Dalam pemilihan sebenarnya, margin 10% hingga 30% sering ditambahkan untuk menutupi faktor-faktor seperti fluktuasi proses dan gesekan cetakan.
⑤ Konversi satuan : Satuan campuran seperti psi, bar, kgf/cm², ton, dll. biasanya digunakan di lokasi teknik. Saat menghitung, perlu untuk mengonversinya ke sistem yang sama untuk menghindari kesalahan.
6. Kisaran tekanan pembentukan yang umum di industri (untuk referensi)
| Industri | Bagian | Tonase referensi |
| Industri kelistrikan | Casing transformator, kotak listrik, dll | 600~700 ton |
| Konstruksi perkotaan | Penutup lubang got, panel tangki air, tempat sampah, panel kisi-kisi, dll | 600~700 ton |
| Transit kereta api | Komponen truk, track pintu dan jendela, dll | 800~1000 ton |
| Kendaraan energi baru | Tempat baterai, kotak penyimpanan energi, dll | 800~1000 ton |
| Mobil penumpang | Komponen mobil kelas atas | 1000~1200 ton |
7. Contoh Perhitungan
Asumsi: Luas bagian yang diproyeksikan adalah 5000 cm², dan tekanan pembentukan rata-rata yang ditentukan oleh proses tersebut adalah 5Mpa. (Catatan: Ini adalah contoh nilai, bahan dan proses sebenarnya akan ditentukan). Kemudian:
P=5*10 6 Pa
S=5000/10000=0,5m 2
F=P*S=5*10 6 *0,5=2,5*10 6 N
F=2,5*10 6 N/9806.65 ≈255吨
Karena:
255/315≈81%
255/400≈64%
Oleh karena itu, ketika memilih mesin press SMC, mesin press 400 ton adalah yang paling cocok.






